Selasa, 14 April 2009

Memotret Setahun Kepemimpinan Kapolres Tuban AKBP Jebul Jatmoko

Tuban
Memimpin Tegas dengan Sentuhan Spirual

Selasa (14/4) hari ini, AKBP Jebul Jatmoko persis setahun memegang tongkat komando di Polres Tuban. Langkah apa saja yang sudah dijalankannya?

DWI SETIYAWAN, Tuban

---

SEBUAH gunting bergagang merah hati terselip di saku kanan celana pakaian dinas Kapolres Tuban AKBP Jebul Jatmoko, Selasa (7/4) pagi. Tidak seperti biasa dia menyelipkan gunting di sakunya. Terlebih, pada apel pergeseran pasukan (Serpas) di halaman belakang Mapolres Tuban. Gunting tersebut baru dikeluarkan saat pemeriksaan pasukan. Setelah tongkat komandonya dialihkan ke tangan kiri, dia mengeluarkan gunting tersebut. Gunting inilah yang dipakainya mengepras rambut puluhan anggotanya yang gondrong. Seluruh anggotanya tanpa terkeculi, termasuk dari satreskrim tidak luput dari guntingannya. Tak puas mencukur massal saat pemeriksaan pasukan, Jebul yang menjadi inspektur dalam apel tersebut melanjutkan ke sesi tambahan. Usai apel, dia kembali masuk barisan. Menginspeksi rambut anggotanya dan mencukurnya. Inilah salah satu bentuk sikap tegas Jebul yang hari ini genap setahun menjabat Kapolres Tuban. Kepemimpinan perwira asal Purwokerto, Jateng ini memang dikenal tanpa kompromi dalam menegakkan hukum dan aturan bagi siapa saja. Selama setahun memegang kendali Polres Tuban, sembilan kasus korupsi yang ditanganinya. Dua di antara kasus korupsi tersebut membidik petinggi pemkab dan Rektor Universitas Ronggolawe (Unirow) Tuban.

Sikap tegas juga ditunjukkan dalam menyidik kasus dugaan pemalsuan surat keterangan caleg yang dikeluarkan Pengadilan Negeri (PN) Tuban. Ditanya ketegasannya tersebut, dia menjawab singkat. ''Saya hanya menjalankan hukum,'' tegas Jebul. Sikap tegas dan ''berani'' juga ditunjukkan saat putusan kasus penimbunan 8.000 liter solar di SPBU Manunggal Tuban diputus bebas Pengadilan Negeri (PN) Tuban yang kemudian dikabulkannya sebagian permohonan praperadilan pemilik SPBU tersebut. Dengan gentle, dia berkirim surat ke lembaga hukum tertinggi di Indonesia. Secara terang-terangan dalam suratnya, Jebul mengatakan ada ''perselingkuhan'' hukum di Tuban.

Meski dikenal sangat tegas, perwira berpangkat melati dua di pundak ini paling tidak senang dengan keresahan pada internal anggotanya. Sikap tersebut ditunjukkan dengan meminimalkan mutasi. Dikatakan Jebul, selama setahun menjabat, setidaknya dia hanya dua kali memutasi anggotanya. Itu pun dengan pertimbangan untuk kebutuhan dinamika organisasi. ''Kalau kinerja baik, mengapa harus dimutasi. Lain halnya kalau anggota bermasalah,'' tandas dia. Dikatakan Jebul, terlalu sering mutasi bisa mengakibatkan keresahan anggota.

Selama setahun memimpin Polres Tuban, Jebul juga banyak melakukan pendekatan masyarakat melalui kegiatan spiritual. Yakni, safari sholat subuh. Setelah sholat subuh di seluruh masjid di Kecamatan Tuban, mantan Kapolresta Pasuruan ini melanjutkan safari sholat subuh ke masjid di kecamatan-kecamatan. Kegiatan spiritul tersebut ternyata mampu mendekatkan Jebul dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi dari mereka. Sebab, usia jamaah sholat subuh, dia membuka sesi dialog. Dalam dialog tersebut, bapak tiga putra ini melayani pertanyaan, saran, dan masukan dari masyarakat. Kegiatan spiritual juga dipupuk ke internal anggotanya. Setiap Jumat Pahing, di Masjid Baitul Mukmin Polres Tuban, dia menghelat pengajian selapanan. Dalam pengajian tersebut, anggotanya membawa tahlil dan yasin. Sementara setiap usai sholat Jumat, selalu digelar tumpangan di masjid setempat. Dikatakan Jebul, sebagai Kapolres, dia juga berkewajiban mengajak anggotanya untuk meningkatkan keimanan. ''Ini yang akan saya pertanggungjawabkan di akherat nanti,'' tegas pria berkumis tipis ini.(*) Sumber : Radar Bojonegoro

0 coment:

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP