Senin, 24 November 2008

PVMBG SOSIALISASIKAN PETA RAWAN LONGSOR

Soko Tuban
Kepala PVMBG Dr Surono, mengatakan, hal ini dilakaukan untuk mengantisipasi gerakan tanah atau longsor yang mungkin terjadi pada musim hujan. “Peta tersebut berisi prakiraan potensi terjadi gerakan tanah dan potensi banjir bandang dan sebaran titik rawan gerakan tanah pada jalur jalan di Pulau Jawa, serta daftar wilayah yang rentan gerakan tanah,” katanya di Surabaya, Kamis (6/11).
Peta tersebut menunjukkan, banyak daerah Jatim yang rawan terjadi bencana longsor dengan kategori menengah hingga tinggi. Daerah itu, di antaranya Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Probolinggo, Situbondo, dan Tuban.
Di Ponorogo, kecamatan yang potensi gerakan tanahnya dalam kategori menengah hingga tinggi, yakni Kecamatan Ngrayun, Sawoo, Sambit, Slahung, Mlarak, Bungkal, Badegan, Soko, Pulug, dan Ngebel.
Sementara di Pacitan, antara lain di Kecamatan Bandar, Tegalombo, Ngadirejo, Ngadirejo Tengah, Tulakan, Sudimoro Utara, juga di Kecamatan Pringuku Utara, Punung, dan Donorejo Utara.
Sedangkan, di Trenggalek, kecamatan yang juga gerakan tanahnya menengah sampai tinggi, yakni Kecamatan Tugu, Durenan Utara, Pule, Panggul, Dongko, Watulimo, dan Munjungan. Adapun di Tulungagung, antara lain, Kecamatan Pagerwojo, Gondang Barat, Pucang Laban Selatan, dan Kalidawir Selatan.
Daerah rawan longsor di Malang meliputi Kecamatan Jabung Timur, Sumbermanjing, Kesambon, Pujon, Ngantang, Bumiaji, Batu, Dau, dan Tirtoyudo Utara. Sedangkan di Kabupaten Probolinggo, yakni Kecamatan Kuripan, Pakuniran, Lumbang, Sukapura, Sumber, Kotaanyar Timur, Tiris, Gading, Krucil Arjasa, dan Silo.
Di kabupaten Situbondo, daerah yang rawan gerakan tanah diantaranya berada di kecamatan Situbondo Tengah, Panarukan Selatan, Bungatan Timur, Sumbermalang, Suboh Selatan, Panji Tengah, Mlandingan, dan Kendit. dan di Kabupaten Tuban, di antaranya Kecamatan Parengan, Kerek bagian tengah, Rengel Tenah, dan Soko Utara.
Surono menjelaskan, kategori potensi gerakan tanah menengah atau longsor, bisa terjadi jika curah hujan di atas normal. Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
Sedangkan untuk kategori potensi gerakan tanah tinggi, bisa terjadi jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat kembali aktif. sumber : (www.d-infokom-jatim.go.id)

Read more...

Sabtu, 22 November 2008

Gagal Audisi Dangdut, Sikat Motor

Soko Tuban
Keinginan Sug, 31, untuk mengubah nasibnya benar-benar telah pupus. Petualangan bapak dua anak asal Desa Mlaten, Tuban, yang indekos di Jalan Pojok Gresik, Surabaya, ini justru berakhir di jeruji besi Polsek Krembangan. Nasib yang tak kunjung berubah itu mengantarkan Sug untuk berbuat jahat. Namun nahas, ia malah tertangkap warga dan petugas saat mencuri sepeda motor, Jumat (14/11) malam.

Beruntung warga yang malam itu memergoki tersangka menuntun sepeda motor Honda Supra L 4680 BZ milik Anto, 36 di depan rumahnya di Jalan Gadukan Baru Sekolahan, tidak sampai menghakiminya.

Sebelumnya, Sug memiliki semangat tinggi untuk mengubah nasib. Ia merasa penat menjalani hidup dengan pekerjaan sebagai kuli angkut garam di kawasan Jalan Kalianak Surabaya. Maka Sug pun nekat mengikuti audisi kontes dangdut yang diselenggarakan sebuah stasiun televisi swasta.

“Dengan ikut audisi kontes dangdut, sebenarnya saya ingin mengubah nasib saya. Tapi dua kali ikut tidak pernah lolos,” kata Sug lirih, di tahanan Polsek Krembangan, Sabtu (15/11).

Ia dengan bangga menceritakan bahwa pada audisi pertama itu dirinya sempat mengenal finalis saat itu, A'an KDI asal Mojokerto. “Suaramu bagus mas,” kata Sug menirukan pujian A'an saat itu. Namun, Sug yang saat itu selalu mengenakan topi kabaret warna kuning justru dinyatakan tidak lolos audisi.

Ia belum mau menyerah, dan mendaftar lagi pada audisi berikutnya. Namun penggemar berat Rhoma Irama ini kembali gagal. “Yang pertama audisi di RRI gagal, yang kedua audisi di Hotel Simpang juga gagal. Ya, sudah nasib saya,” ucapnya.

Kegagalan itu lama-lama membuat Sug tak lagi bersemangat, ia pun kembali menekuni pekerjaan lamanya. Dan Jumat (14/11) malam lalu itu, ia mengaku berbuat di luar nalarnya. Ia mengaku sudah terlalu lama hidup penuh kekurangan. Saat pulang kerja, ia tiba-tiba melihat sebuah sepeda motor diparkir di depan rumah pemiliknya, dengan kunci masih tertinggal di kendaraan tersebut.

Tanpa pikir panjang, ia pun menuntun motor tersebut. Namun, aksinya tersebut keburu dipergoki warga dan petugas yang sedang berpatroli. Karena berusaha kabur, petugas terpaksa melumpuhkan kakinya dengan sebuah tembakan.

“Sekitar 15 menit setelah ia menuntun sepeda motor, ada petugas yang sedang patroli. Mungkin karena takut, ia langsung kabur,” jelas Kapolsek Krembangan AKP Isbari, Sabtu (15/11). Karena keberadaan petugas itu pula, warga yang mengetahui aksi Sug tidak sampai menghakiminya.

Ditemui di tahanan, pemilik suara merdu ini kemarin masih sempat melantunkan sejumlah tembang hits milik raja dangdut Rhoma Irama. Namun setelah itu ia tertunduk lesu. “Saya menyesal, kok tiba-tiba saja mata saya gelap ingin membawa sepeda motor itu,” ujar Sug lirih. iit
Sumber : surya online

Read more...

Selasa, 04 November 2008

Laporan Militer

Soko tuban
supaya bisa dibaca klikgambar kotak dipojok kanan atas, setelah full scrin klik tanda + (plus) untuk memperbesar tampilan.
Laporan_Brojonegoro

Get your own at Scribd or explore others:

Read more...

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP