Senin, 05 April 2010

Tabrak Pelajar Hingga Tewas, Bus Mutiara Dirusak Massa

Soko Tuban
Bus Mutiara Indah dirusak kemudian diterbalikan oleh warga di tepi jalan Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (5/4), setelah menabrak siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Soko hingga tewas.

Peristiwa juga mengakibatkan korban lainnya luka parah. Sementara itu, sopir bus melarikan diri dan kini berada di kantor Kepolisian Resor (Polres) Tuban.

Hingga saat ini, ratusan warga setempat masih memadati lokasi, sehingga membuat arus lalulintas di jalur provinsi itu tersebdat. Sebab, pihak aparat masih berusaha mengevakuasi bus dari pinggir jalan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, mulanya sekitar pukul 12.00 WIB bus
Mutiara Indah bernomor polisi S 7179 UE yang dikemudikan Sukar, 55, melaju dengan kencang dari arah selatan menuju ke Tuban. Saat itu, bus sedang berkejar-kejaran dengan bus Cendana yang tidak diketahui nomor polisinya.

Namun, saat melintas di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul sepeda motor S 5757 GD yang dikemudikan Imam Salafudin, 13, warga Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, berboncengan
dengan Dewi Putri Nindiya, 13, warga Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel.

Karena tidak menguasai laju kendaraan, bus Mutiara Indah yang dikemudikan warga Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, itu akhirnya menabrak sepeda motor kedua remaja tersebut. Akibat kejadian tersebut, Imam meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. Sedangkan Dwi mengalami luka. Korban langsung dibawa ke puskesmas Kecamatan Soko. Sumber :  mediaindonesia.

(Dari sumber lain)
Ugal-ugalan, Tabrak Pelajar, Satu Tewas Bus diamuk Warga
 Kecelakaan hebat yang menewaskan pelajar berbuntut aksi kekerasan warga. Sebab warga Dusun Warang Desa Sumurcinde Kecamatan Soko, Tuban marah dengan merusak bus Mutiara Indah Murni nopol S 7179 UE, kemarin sekitar pukul 12.00 wib. Kecelakaan ini terjadi tepat di depan makam Islam Desa Sumurcinde.

Kemarahan warga dipicu atas kecelakaan antara bus Mutiara Indah dengan Supra X 125 nopol S 5757 GD yang dikendarai oleh Imam Salafuddin, 17, pelajar kelas tiga SMAN 1 Soko, Tuban. Sebab pelajar asal Desa Mojoagung Kecamatan Soko, tewas di lokasi kejadian setelah tertabrak bus dari arah selatan tersebut.

Imam Salafuddin tewas setelah terlindas bus. Saat ditemukan, korban masih memakai seragam sekolah tersebut mengalami luka di bagian kepala. Sebab saat ditemukan korban berada di bawah bus bagian belakang. Akibatnya, motor merah kombinasi hitam ini ringsek.

Namun Dwi Putri Nindia, teman korban yang dibonceng selamat dari maut. Sebab melompat saat bus jurusan Bojonegoro-Tuban tersebut hendak menabrak korban yang mengendarai Supra X 125 nopol S 5757 GD.

Mengetahui korban tewas mengenaskan, selanjutnya warga mengevakuasinya. Dan dibawa menggunakan mobil patroli menuju ke UGD Puskesmas Soko. Melihat korban tewas, memicu warga setempat jengkel. Akibatnya ratusan warga mendatangi ke lokasi dan mengamuk bus Mutiara Indah Murni tersebut.

Pantauan di lapangan, warga merusak bus menggunakan pentungan kayu. Serta bebatuan yang dilemparkan ke arah bus tersebut. akibatnya, semua kaca pecah, dan tubuh bus ringsek. Kemarahan semakin menjadi, dengan menggulingkan bus tersebut secara bersama-sama.

Bahkan kedatangan puluhan aparat kepolisian, tidak membuat warga gentar. Dihadapan aparat kepolisian warga terus merusak bus tersebut. Melihat warga semakin brutal, aparat kepolisian pun menenangkan warga setempat. Bahkan dengan terpaksa mengusir warga mendekat bus.

Hingga pukul 13.30 wib, di lokasi kejadian masih dipadati warga setempat. Sementara sopir bus Sukar, 55, warga Desa Tegalagung Kecamatan Semanding, Tuban diamankan petugas. Selanjutnya dibawa oleh aparat kepolisian menuju Mapolres Tuban.

Siswo warga setempat mengungkapkan kejadian ini berawal saat bus Mutiara Indah Murni ugal-ugalan dari arah selatan. Sebab bus nopol S 7179 UE ini saling balapan dengan bus Cendana. Kedua bus tersebut merupakan jurusan kota toak. Bus Mutiara Indah Murni yang dikemudikan Supar hendak menyalip.

Akibatnya dengan memakan jalan, dan melebihi pembatas Sukar terus menggenjot laju. Namun dari arah berlawanan terdapat korban yang mengendarai Supra X 125 bersama dengan Dwi Putri Nindia. Karena jarak sudah dekat, akibatnya tabrakan pun tidak dapat dihindarkan. Sementara rekan korban berhasil melompat sebelum kejadian tersebut.

''Saling balapan antara dua bus tersebut," katanya kepada sejumlah wartawan saat dilokasi kejadian.

Informasi di lapangan, warga marah sebab acapkali bus jurusan Tuban tersebut kerap balapan. Termasuk seakan-akan bus berkuasan saat berada di jalan selebar sekitar enam meter ini. Kebanyakan warga menganggap kejadian ini menjadi peringatan agar bus tidak balapan saat dijalan.

Kapolsek Soko AKP Noor Asyik mengungkapkan tersangka saat ini diamankan di Mapolres Tuban untuk menjalani pemeriksaan. Namun pihaknya tidak mengetahui keberadaan kernet maupun jumlah penumpang. Sebab saat aparat mendatangi ke lokasi, warga sudah banyak. ''Sopir bus dijadikan sebagai tersangka," katanya kepada Radar Bojonegoro, kemarin.

Informasi dari rekan SMAN 1 Soko, korban saat itu sudah pulang dari sekolah. Sebab korban kelas tiga SMA ini sebelumnya mengikuti ujian praktek di sekolah. (rij) Radar Bojonegoro

Read more...

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP