Senin, 31 Agustus 2009

Instalasi Comdev Dijual Perangkat Desa

Soko Tuban
TUBAN - Instalasi pengairan senilai Rp 500 juta bantuan Joint Operating Body Pertamina-PetroChina East Java (JOB P-PEJ) untuk Desa Rahayu, Kecamatan Soko

diduga dijual sekretaris desa (Sekdes) setempat, Dasim. Kasus dugaan penggelapan itu sekarang ditangani Unit I Satreskrim Polres Tuban.
Rata Penuh
Instalasi pengairan yang dijual, antara lain, empat unit pompa kecil merek Dompeng, dua unit jetset merek Mitsubishi, dua unit pompa Mitsubishi tipe FM 6D 15, dan pipa paralon ukuran 10 inch sepanjang 3.400 meter. Bantuan disalurkan perusahaan operator minyak itu selama dua tahap pada 23 Oktober 2003 dan 3 Oktober 2006 melalui program comdev (community development). Tujuannya, meningkatkan produksi pertanian desa setempat.

Kasus yang memicu protes dari sejumlah petani itu dilaporkan Sukisno, 44, tokoh masyarakat setempat dan lima warga lainnya pada 18 Juli lalu. Namun, baru kemarin (30/8) Satreskrim Polres Tuban mengeksposnya usai memeriksa saksi pelapor, perangkat desa, dan JOB P-PEJ.

Dalam keterangan pelapor, lelang instalasi pengairan itu berlangsung pada 24 Juni 2009 di balai desa. Dari lelang tersebut, Dasim selaku ketua panitia lelang yang juga ketua himpunan petani pemakai air (HIPPA) mendapat uang Rp 49.380.000. Berbagai jenis instalasi pengairan tersebut dilelang menurut item jenis barang.

Sunjani, salah satu peserta lelang, misalnya membeli pipa 10 inch sepanjang 761 meter dengan harga Rp 23.040.000. Kabarnya, pelelangan aset HIPPA berdasar rapat di balai desa setempat pada 15 Juni 2009. Rapat tersebut dihadiri dan disetujui perangkat desa, BPD, dan RT/RW. Salah satu pertimbangan menjual instalasi pengairan karena selama tiga tahun piranti tersebut mangkrak dan tidak dioperasikan.

Kasatreskrim Polres Tuban Iptu Budi Santoso mengatakan, satuannya masih mempelajari unsur pidana dalam kasus itu. Untuk mengupas materi perkara tersebut, rencananya hari ini satreskrim gelar perkara dengan mengundang kejaksaan dan sejumlah pelapor. (ds)Radar Bojonegoro

Read more...

Minggu, 23 Agustus 2009

BPR Mentari Terang Dibobol Nasabah Fiktif

Soko Tuban
TUBAN - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Mentari Terang Tuban kebobolan. Seorang debitur fiktif mampu mendapatkan kredit dari bank ini Rp 8,5 juta. Debitur fiktif yang akhirnya diketahui bernama Ari Irawan, 35, warga RT 01/IX Dusun Jalin, Desa Prambon, Kecamatan Soko, itu ditetapkan Unit IV Satreskrim Polres Tuban sebagai tersangka.

Kasus adanya debitur fiktif tersebut terungkap setelah BPR Mentari Terang menagih kepada orang yang identitasnya dicatut untuk kredit. Dia adalah Yuli Wanto, 23, warga RT 05/II Desa Minohorejo, Kecamatan Widang.

Menurut keterangan petugas, sebelumnya Ari menjadi perantara Yuli saat membeli tunai motor Vixion S 3824 E di Rajawali Motor Tuban, Jalan Basuki Rahmat pada Mei lalu. Karena ikut mengurus pembelian motor, saat BPKB kendaraan roda dua itu keluar pada Juni lalu, Ari yang mengambil surat berharga tersebut.

BPKB inilah yang dijadikan agunan Ari untuk mengajukan kredit di BPR Mentari Terang. Pengajuan atas nama Yuli, sesuai nama pada BPKB. Diduga, saat memroses pengajuan kredit Ari, pihak perbankan tidak mensurvei dan mengecek persyaratan administrasinya.

Kasus ini terungkap saat pembayaran angsuran pada bulan ketiga (Agustus) macet atau tidak dibayar. Yuli yang ditagih pembayaran angsuran kredit terkejut karena dirinya tidak merasa mengajukan. Dia tambah terkejut setelah mengetahui agunan yang diajukan BPKB motor miliknya.

Kasatreskrim Polres Tuban Iptu Budi Santoso mengatakan, setelah memintai keterangan saksi korban dan tersangka, pihaknya melanjutkan pemeriksaan kepada petugas bank. ''Perbuatan tersangka memenuhi unsur kuat menipu sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP,'' kata dia. (ds)Radar Bojonegoro

Read more...

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP