Rabu, 09 Februari 2011

Kenangan Tahun lalu

Soko Tuban
 Sesuai judulnya posting kali ini adalah untuk memuat berita yang sudah kedaluarsa atau tepatnya 20/10/2010. Sebenernya wong soko sendiri, ikut menyaksikan peristiwanya. tapi karena lagi punya kesibukan lain wong soko gak sempat meng explor kejadianya. Namun kebetulan wong soko punya simpanan sebagian foto dari berita ini. yang di ambil dibawah terik matahari jalan sunan kalijaga.tepatnya disebelah timur SMPN 3 Tuban. Berikut adalah Foto kenangan tersebut.


Berikut adalah Copas berita dari tetangga sebelah : http://wirosableng810.blogspot.com/

KAB.TUBAN-Mahasiswa Tuban Tuntut SBY-Boediono Mundur


Puluhan Aktivis mahasiswa gabungan, dari PMII, GMNI, dan LMND Tuban, mengelar aksi unjuk rasa memperingati setahun pemerintahan SBY-Boediono, Rabu (20/10/2010).

Dalam aksinya Masa menuntut SbY-Boediono supaya turun dari jabatannya sebagai presiden Republik Indonesia.

Massa yang mengatasnamakan sebagai masyarakat peduli kemiskinan itu, memulai aksinya dari jalan Dr Wahiddin Sudiro Husodo, dengan sasaran utama gedung DPRD Tuban, dengan berjalan kaki.

Para aktivis yang berjumlah sedikitnya 25 mahasiswa itu, menuding jika pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Boediono dinilai gagal. Karena selama setahun menjadi pemimpin tak ada perubahan yang berarti bagi rakyat miskin di indonesia.

"Salah satu contoh, pendidikan di indonesia ini masih mahal, dan rakyat miskin banyak yang tidak bisa sekolah," teriak korlap aksi dalam demo tersebut.

Disetiap jalan yang mereka lalui untuk menuju gedung DPRD Tuban, termasuk jalan Pramuka, massa terus berorasi dan mengecam pemerinthan SBY-Boediono yang selama ini tidak mampu untuk mensejahterakan bagi para petani, dan masyarakat miskin lainnya.

"Negara kita adalah negara agraris, mengapa para petani di negara kita masih pada miskin?, ini adalah bukti kebobrokan SBY," teriak Jabran salah satu peserta demo."Turunkan SBY, turunkan SBY," tambahnya.

Rute yang dilalu oleh para pemdemo itu mulai dari jalan Dr Wahiddin Sudiro Husodo, Pramuka, jalan Sunan Kalijogo, dan kemudian menuju Gedung DPRD yang berada di jalan Teuku Umar.

Sebelum masuk ke gedung DPRD Tuban, tepat di bundaran patung jalan Teuku Umar, massa sempat melakukan aksi duduk ditengah jalan. Hingga kendaraan yang dari arah surabaya menuju semarang terpaksa dialihkan melalui jalan Letda Sucipto, untuk menghidari kemacetan.

Aksi blokir jalur pantura itu dilakukan oleh para mahasiswa sekitar sepuluh menit, kemudian massapun langsung masuk kehalaman gedung DPRD Tuban.

Setelah digedung DPRD Tuban, massa langsung di temui oleh anggota farksi PKB, dan fraksi PDIP. Para mahasiswa itu meminta sikap anggota DPRD Tuban tetang pemerintahan SBY selama satu tahun ini.

Selain itu massa juga meminta tanda tangan atas nama Anggota DPRD Tuban, supaya menandatangi surat penyataan bahwa SBY harus mundur.

"Kami mengharapkan supaya perwakilan dari anggota dewan supaya menandatangi surat pernyataan tidak percaya pada presiden, dan menutut supaya SBY mundur," ujar Hendri Kurniawan yang sebagai Humas dalam aksi tersebut.

Dalam pertemuan tersebut Sa'dun Na'im, dan Karjo, perwaklian dari DPRD Tuban meyatakan jika dirinya mendukung jika pemerinatahn SBY-Budiono dalam menjabat selama setahun ini gagal.

"Ya kami mengakui jika selama setahun ini SBY-Budiono telah mendapatkan rapor merah," jelas Sa'dun didepan para masa.
"Kami juga bersedia untuk menandatangani surat supaya SBY untuk mundur, tapi ini atas nama fraksi bukan atas nama DPRD Tuban," tambah Sa'dun Na'im dalam pertemuan itu.

Surat yang telah di tandatangi oleh Sa'dun Na'im itu akhirnya langsung dikirimkan melalui Fax ke DPR pusat. Namun sebelum membubarkan diri para mahasiswa itu terlebih dulu membakar poster yang berisis kecaman terhadap pemerintahan SBY-Boediono, sebagai bukti kekecewaan mereka

Read more...

Selasa, 25 Januari 2011

Isyu politik uang menggema.

Soko Tuban
Tulisan ini untuk semua wong tuban. (para Calon Pemimpin, Tim sukses, maupun masyarakat TUBAN).
Seandainya saja, setiap calon pejabat selalu diingatkan terhadap pengawasan Allah, maka tak banyak yang mau jadi pejabat Dengan jalan kotor.
 Ingat semuanya akan jadi pitakon kubur. Apa lagi yang menggunakan politik uang. 
 Wahai wong TUBAN……..! 
jangan engkau terima pemberian dari calon manapun. **seandainya ada**. Tim sukses yang pinjam KTP Dengan iming-iming sejumlah uang. dan meminta agar memilih calon tertentu.
karena suap (risywah) berarti sesuatu yang bisa mengantarkan seseorang pada keinginannya dengan cara yang dibuat-buat (tidak semestinya). (an-Nihayah Fi Gharibil Hadits kar. Ibnu al-Atsir: 2/546)
Imam al-Qurthubi rahimahullah dalam Tafsirnya (6/119) mengatakan bahwa para ulama tidak berbeda pendapat tentang keharaman risywah (suap). Bahkan banyak diantara mereka yang menukil adanya ijma’ akan keharamannya, seperti yang dinukil oleh imam asy-Syaukani rahimahullah (Nailul Author 4/595), Imam ash-Shon’ani rahimahullah (Subulus salam 1192), syaikh Alu Bassam hafidzahullah (Taudhihul Ahkam 7/118), dll
Syaikh Abdulloh bin Abdurrahman al-Bassam hafidzahullah mengatakan: ?Suap termasuk dosa besar karena Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melaknat orang yang menyuap dan yang mengambil suap sedangkan laknat tidaklah terjadi kecuali pada dosa-dosa besar. ? (Taudhihul Ahkam: 7/119)
Rasulullah shollallahu’alaihi wa sallam melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap serta orang yang menjadi penghubung antara keduanya.? (HR. Ahmad: 22452) Hadits ini sanadnya dinilai dhoif (lemah) oleh para ulama hadits tetapi maknanya sesuai dengan larangan tolong menolong dalam perbuatan dosa[2]. Mustahil seseorang bisa memakan harta hasil suap kalau tidak ada yang menyuapnya. Sebab itu, orang yang menyuap pun mendapat laknat. Hal ini dikarenakan dengan sebab perbuatan dan inisiatif dialah maka ada orang yang makan harta dari suap-menyuap. Dan biasanya dalam kasus suap-menyuap seperti itu, ada pihak ketiga sebagai perantara yang bisa memuluskan proses terjadinya suap-menyuap. Sehingga ia juga berhak mendapatkan laknat dari Allah ta’ala.
Wahai saudaraku -semoga Allah ta’ala senantiasa menunjuki kita ke jalan-Nya yang lurus- kita hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Ingatlah akan kehidupan yang lebih kekal dan abadi. Jadikanlah dunia ini sebagai sawah ladangmu dalam beramal kebaikan demi kebahagiaan dalam kehidupan mendatang. Janganlah engkau terperdaya dengan indahnya serta manisnya dunia. Jangan biarkan anak-anakmu tumbuh dan berkembang dengan harta yang haram. Tinggalkanlah kebiasaan buruk ini (suap-menyuap). Segera bertaubatlah kepada Allah subhanahu wa ta’ala karena kematian akan menghampirimu sewaktu-waktu. Syukurilah apa yang telah Allah ta’ala berikan kepadamu serta tanamkanlah sifat qona’ah (menerima apa adanya) pada diri dan keluargamu. Bersabarlah dengan sedikitnya harta yang engkau miliki. Ingatlah bahwasanya ukuran kemuliaan seseorang itu bukan terletak pada banyaknya harta dan tingginya kedudukan. Akan tetapi, orang yang paling mulia di sisi Allah ta’ala adalah orang yang paling bertaqwa diantara kalian.Wa Allahu a’lam bish showab.

Artikel copas dari tetangga sebelah dengan sedikit editing.
** http://www.id2.untukku.com **

Read more...

Selasa, 07 Desember 2010

pembangunan pedesaan yang berkelanjutan

Alooow semua dah lama nih gak ngeblog dah ketinggalan banyak berita nih kayak nya. sebenarnya sih masih mengikuti perkembangan. yah lagi males ajalah mo copas - copas lagi tapi ...? pikir punya pikir bisa macet nih peng arsipan sejarah...... hehe ... 
semoga aja nantinya bermanfaat....!
buat anak cucu yang pingin lihat perkembangan berita di media tentang kampung mereka. karena alasan itulah ku putuskan kembali untuk melek....! lha emang selama beberapa waktu ini lagi tidur...? kayaknya gitu deh...!gimana gak tidur coba...? dah banyak berita yang terbit terlewatkan hayoo...? mulai dari kasus ter tembaknya rambi warga desa Nguruhan yang penuh konttroversi. hingga tewasnya seorang TKW bernama Parti 33 warga Dk. Bentaor, Ds. Klumpit yang tewas di Singa Pura, yang gak kalah seru sebenarnya adalah  hiruk pikuk rekrutmen perangkat desa yang diwarnai berbagai isyu hingga pelaksanaan tes calon perangkat desa yang gak fair....?  heh hati hati kalo ngomong ...!!! gak fair gimana maksudnya...? lha mosok wong namanya ujian kok ada orang diluar peserta di biarkan masuk ruang uji dan bebas ber cakap - cakap dengan peserta uji ....??
di antara yang ingin membuat saya aktif adalah ketika saya melakukan search di google dengan keyword kampung tempat tinggalku nyantol di sini klik. Kang Yitno bukanlah Warga Dan tidak pula tinggal di Dringu Tapi sudah begitu peduli.
Mohon maaf buat kang Yitno saya gak bisa bantu meramaikan rintisan forum yang sampean buat. sebenarnya sebagai wong Dringu saya malu kalau gak ikut urun rembug tapi...? saya gak punya akun fb dan kalau bisa jangan sampai punya. mungkin salah satu alasanya mungkin karena ini klik ......Ok mohon di maklum ya. walaupun dengan resiko sedikit ketinggalan akses ke dunia berita saya mencoba untuk tetap hidup tanpa fb doakan bisa kuat dan itiqomah peduli.
kalo males klik seperti ini nih isi postingan kang yitno :
Yitno 
saya sangat salut dengan pembangunan sarana dan pra sarana jalan di kab tuban,namun yang lebih penting adalah kwalitas.sebagai masukan di Dk. Dringu Ds. Jegulo Kec.Soko -Tuban, kok belum tersentuh pengaspalan sama sekali, padahal disitu ada satu situs makam MBAH NAGGUL yang setiap hari selalu ada peziarah dari luar kota.Mohon difikirkan bagi yang berkepentingan dibidangya.
sekitar sebulan lalu
Ngomong Tentang Dringu ...? aku adalah salah satu warganya. yang berkeinginan agar kampung tempat aku tinggal tidak ketinggalan dengan kampung lainya. Tapi...? apalah daya kang aku hidup dari merantau. sehingga kampungku pun tidak mengenaliku. Bahkan rintisan jalan lingkungan yang sudah aku perjuangkan bersama warga dilingkungan aku tinggal pun tidak mendapat perhatian dari yang berwenang. padahal tinggal melanjutkan pembangunanya. makanya ketika kemarin ada pendaftaran perangkat desa aku ikut magsudnya sih.....supaya bisa dekat dengan keluarga plus bisa memberikan sumbangsih buat buat kampung tercinta. Kenapa harus aku peduli...? Insya Allah semata karena Petuah ini kang : Sebaik baik manusia adalah yang paling ber manfaat bagi manusia lainya.  tapi.... belum di ijinkan sama yang kuasa. sehingga sampai saat ini jabatan Kepala Dusun Dringu masih kosong. Apa nunggu aku berjuang lebih keras lagi kali ya...? Mohon Doa Restu semoga harapan ini terkabul. karena saya merasa sangat sulit untuk berpartisi pasi aktif secara maksimal bila kita berada di luar sistem. sebagai contoh mhon maaf saya mau cerita mengenai jalan lingkungan yang pernah kami usahakan pada awal 2007. membantu usaha tetangga yang melebarkan jalan setapak di lingkungan tinggalku. karena aku kerja jauh dari rumah sehingga aku tidak bisa ikut secara langsung. maka akupun membayar orang untuk bekerja menggantikan ku. dengan waktu yang agak sulit ku bagi akhirnya ada juga kesempatan untuk berkumpul dengan para tetangga kamipun mengundag Pak Kadus, dan perangkat lain dilingkungan kami.termasuk pak Rt dan ketua karang taruna serta ketua remas di dukuh kami.akhirnya kamipun berkumpul dan mengadakan kesepakatan membuat kepanitiaan pembangunan jalan kampung kebetulan saya ditunjuk sebagai Ketua. Dengan jerih payah warga yang bergotong royong dan dengan segenap ke ikhlasan dari warga yang meng hibahkan sebagian tanahnya (tertuang dalam surat perjanjian hibah bermaterai yang sampai saat ini masih saya simpan) tanah yang semula hak milik dihibahkan dengan suka rela sebagai akses jalan lingkungan. ditambah dana hibah dari sebuah BUMN PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) melalui program bina lingkungan. yang waktu itu diserah kan langsung ke kampung kami jauh - jauh dari Surabaya oleh ketuanya yaitu Bapak Sudiro bersama Direktur Keuangan Bapak Wahyu Suparyono dan di dampingi oleh staf bina lingkungan Bapak Ishaq Surya Darma serta satu lagi saya lupa namanya.Penyerahan bantuan dilaksanakan di masjid yang ada dalam gambar peta di kolom sebelah. Terima kasih untuk mereka semua yang telah peduli.Semoga tuhan memberikan balasan setimpal atas kepedulianya. sehingga jadilah jalan kampung yang di harapkan warga walaupun hanya makadam koral dan diratakan dengan pedel. kami sempat ber angan akan memiliki jalan lingkungan yang baik. Akan tetapi pupus sudah harapan kami. jalan itu kini sudah sangat memprihatinkan. semenjak pergan tian pimpinan desa hingga saat ini tidak ada perhatian dari desa pada lingkungan kami. sudah berulang kali kami mencoba untuk mengetuk hati mereka, baik melalui BPD maupun forum lain bahkan dalam pertemuan walimurid disekolahan_pun kami singgung. tetap juga belum ada respon jangan kan hanya sekelas jalan lingkungan, jalan jalan desa yang melewati kampung kami pun kondisinya sudah sangat memprihatinkan. tidak lagi kelihatan aspalnya. sepanjang jalan yang ada adalah batu-batu sebesar kepalan tangan atau bola kasti yang lepas kesana kemari jika di lewati kendaraan ber motor.bahkan kadang ada yang mental entah kemana. sungguh sangat membahayakan.Termasuk juga jalan akses menuju komplek pemakaman dan dan mushala MBAH NAGGUL seperti yang di sebutkan kang Yitno. semoga postingan ini dibaca juga olah yang berwenang di bidangnya seperti harapan kang yitno. dan tentunya juga Harapan semua Warga Dringu.  

Read more...

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP