Minggu, 29 Maret 2009

Satu Korban Tanggul Situ Gintung dari Soko

Soko Tuban
Satu warga Kabupaten Tuban menjadi korban jebolnya tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten Jumat (27/3) dinihari lalu. Korban itu bernama Darsih, 30, warga Dusun Warang, Desa Sumur Cinde, Kecamatan Soko.

Kemarin (28/3), jenazah korban tiba di rumah duka , Jenazah itu diangkut dari Banten menggunakan ambulans bersama jenazah dua warga asal Ponorogo. Keduanya, Siti R dan anaknya yang balita. Dua korban itu masih ada hubungan darah dengan mantan suami Darsih. ''Siti itu saudara sepupuku," kata Bagus Maini, 34, mantan suami korban saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Karangpacar, Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Kabar jebolnya tanggul Situ Gintung memang membuat keluarga Darsih panik. "Kami mendapat kabar bahwa Darsih tewas di hantam air bah di Banten," kata Darsono, ayah korban saat ditemui di rumahnya di Dusun Warang.

Dia mendapatkan kabar kematian putri sulungnya dari mantan menantunya Bagus. Menurut Darsono, Gaguk, sapaan akrab Bagus, menelepon dirinya melalui handphone kerabatnya Jumat sekitar pukul 22.00. ''Seketika itu keluarga tangisan,'' kata pria yang bekerja sebagai buruh tani ini.

Suwadi, 45, salah satu kerabat korban, saat ditemui di rumah duka menyatakan, dirinya tidak menyangka Darsih tewas dihantam air bah lantaran tanggul Situ Gintung jebol. Dia dan keluarga korban awalnya tidak mengerti adanya tragedi jebolnya tanggul tersebut.

''Peristiwa jebolnya tanggul Situ Gintung kami ketahui setelah mendengar kematian Darsih," ujarnya.

Menurut Gaguk, dari perkawinan dirinya dengan Darsih, lahir tiga anak. Ketiganya, Aditya Bagus Prabowo yang kini duduk di bangku kelas 1 SMP, Adinda Putri Nuraini (kelas satu SD), dan Bagas Juliandra Putra. ''Kasihan Bagas yang masih kanak-kanak," kata Gaguk.

Dia menjelaskan, semenjak cerai sekitar enam bulan lalu, ketiga anaknya ikut dirinya. Mereka tinggal di Gang Kandam II Desa Karangpacar.

Sementara Aditya mengaku sudah mendengar ibunya tewas dihantam air bah. ''Bapak memberitahu jika ibu meninggal di hantam air bah," katanya saat ditemui wartawan koran ini kemarin.

Darsih bekerja di Kelurahan Cirendeu sebagai pembantu di rumah Siti R. Menurut keterangan Gaguk, korban tewas saat berada di rumah majikannya. ''Rumah majikannya dengan tanggul Situ Gintung tidak terlalu jauh jaraknya," tutur Gaguk dengan terbata-bata. (rij) Sumber : Radar Bojonegoro

0 coment:

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP