Selasa, 17 November 2009

Pelaku Perkosaan Pelajar SD Ditangkap

Soko Tuban
TUBAN - Begitu korban mengaku diperkosa, kurang dari 24 jam pelaku perkosaan Melati, 9 (bukan nama sebenarnya), pelajar kelas tiga salah satu SDN di Rengel kemarin (16/11) ditangkap.

Dia adalah AA, 15, warga Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan dua kain warna hijau muda yang dipakai tersangka menutup wajahnya dan wajah korban. Juga, pakaian yang dikenakan tersangka, kaos biru dan celana jeans, serta sebuah VCD porno. Barang bukti yang disebut terakhir adalah pemicu birahi tersangka.

Terungkapnya kasus yang menghebohkan ini berkat kerja keras Unit Opsnal I Satreskrim Polres Tuban dan Polsek Rengel. Begitu Minggu (15/11) sore korban yang mengalami pendarahan pada pangkal pahanya mengaku diperkosa, Polsek Rengel langsung mencari petunjuk di sekitar sekolah tersangka. Dari penyelidikan tersebut terungkap ada empat pemuda tanggung yang nongkrong di depan sekolah setempat sesaat sebelum kejadian. Empat pemuda ini kemudian diamankan di Mapolsek setempat. Untuk mendalami penyelidikan, malam itu juga keempat pemuda tersebut dibawa Unit Opsnal I ke Mapolres Tuban. Unit yang dikomando Bripka Mugianto inilah yang menginterogasi para pemuda tersebut. Setelah diperiksa hingga dini hari, akhirnya menjelang subuh AA, salah satu dari empat pemuda tersebut mengakui semua perbuatannya.

Kepada wartawan koran ini, dia mengaku memerkosa Melati karena terangsang dengan VCD film porno yang ditonton di rumah Juri, temannya pada Kamis. Sejak nonton VCD tersebut, pemuda lulusan salah satu MTs di Pekuwon tersebut terus teringat-ingat. Dalam kasus perkosaan tersebut, AA membantah merencanakan. Jumat itu, dia nongkrong di depan sekolah korban bersama empat temannya. Begitu melihat korban menuntun sepedanya yang rantai lepas, dia kemudian membantu. Karena tidak ada alat untuk membetulkan rantai sepeda tersebut, tersangka sempat pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 30 meter (m). Keperluannya, untuk mengambil obeng dan tang. Dua alat inilah yang dipakai pemuda ini untuk membetulkan sepeda korban.

Saat membetulkan sepeda tersebut, lengan tersangka bersentuhan dengan lengan Melati. Itulah yang membuat hasrat laki-lakinya langsung naik. Usai membetulkan sepeda, sambil membekap mulut korban, tersangka menyeretnya di belakang balai desa. Di tempat inilah korban diperkosa. Sebelum diperkosa, tersangka lebih dulu menutup wajahnya dengan kain hijau muda yang dibawanya. Setelah itu, ganti wajah korban yang ditutup dengan kain lain dengan warna yang sama. Setelah diperkosa, korban dilepas pulang.

Kasus ini terungkap saat Sabtu dini hari, pangkal paha korban mengalami pendarahan. Namun, saat itu, kepada kedua orang tuanya, Melati mengaku penyebab keluarnya darah tersebut akibat jatuh dari sepeda. Dia sama sekali tidak membuka kasus perkosaan yang menimpanya.

Karena darah terus mengucur, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rengel. Di puskesmas inilah, dokter setempat merujuk Melati ke salah satu rumah sakit di Tuban. Di rumah sakit, korban pun masih bertahan dengan keterangan awal bahwa pendarahan tersebut akibat terjatuh dari sepeda. Dokter yang curiga kemudian memeriksa. Dari sinilah diketahui kalau pendarahan tersebut akibat terkena benda tumpul. Berbekal diagnosa dokter, orang tuanya kemudian merayu korban untuk menanyakan kejadian sesungguhnya yang dialami. Dia pun akhirnya mengakui perkosaan yang dialami.

Kasatreskrim Polres Tuban Iptu Budi Santoso mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka AA memerkosa korban seorang diri dan tidak dibantu temannya. ''Ini baru petunjuk awal. Tidak tertutup kemungkinan ada orang lain yang membantu,'' kata dia. (ds)Radar Bojonegoro

About This Blog

Cek Tagihan PLN

blog tutorial

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP