bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Selasa, 07 Desember 2010

pembangunan pedesaan yang berkelanjutan

Alooow semua dah lama nih gak ngeblog dah ketinggalan banyak berita nih kayak nya. sebenarnya sih masih mengikuti perkembangan. yah lagi males ajalah mo copas - copas lagi tapi ...? pikir punya pikir bisa macet nih peng arsipan sejarah...... hehe ... 
semoga aja nantinya bermanfaat....!
buat anak cucu yang pingin lihat perkembangan berita di media tentang kampung mereka. karena alasan itulah ku putuskan kembali untuk melek....! lha emang selama beberapa waktu ini lagi tidur...? kayaknya gitu deh...!gimana gak tidur coba...? dah banyak berita yang terbit terlewatkan hayoo...? mulai dari kasus ter tembaknya rambi warga desa Nguruhan yang penuh konttroversi. hingga tewasnya seorang TKW bernama Parti 33 warga Dk. Bentaor, Ds. Klumpit yang tewas di Singa Pura, yang gak kalah seru sebenarnya adalah  hiruk pikuk rekrutmen perangkat desa yang diwarnai berbagai isyu hingga pelaksanaan tes calon perangkat desa yang gak fair....?  heh hati hati kalo ngomong ...!!! gak fair gimana maksudnya...? lha mosok wong namanya ujian kok ada orang diluar peserta di biarkan masuk ruang uji dan bebas ber cakap - cakap dengan peserta uji ....??
di antara yang ingin membuat saya aktif adalah ketika saya melakukan search di google dengan keyword kampung tempat tinggalku nyantol di sini klik. Kang Yitno bukanlah Warga Dan tidak pula tinggal di Dringu Tapi sudah begitu peduli.
Mohon maaf buat kang Yitno saya gak bisa bantu meramaikan rintisan forum yang sampean buat. sebenarnya sebagai wong Dringu saya malu kalau gak ikut urun rembug tapi...? saya gak punya akun fb dan kalau bisa jangan sampai punya. mungkin salah satu alasanya mungkin karena ini klik ......Ok mohon di maklum ya. walaupun dengan resiko sedikit ketinggalan akses ke dunia berita saya mencoba untuk tetap hidup tanpa fb doakan bisa kuat dan itiqomah peduli.
kalo males klik seperti ini nih isi postingan kang yitno :
Yitno 
saya sangat salut dengan pembangunan sarana dan pra sarana jalan di kab tuban,namun yang lebih penting adalah kwalitas.sebagai masukan di Dk. Dringu Ds. Jegulo Kec.Soko -Tuban, kok belum tersentuh pengaspalan sama sekali, padahal disitu ada satu situs makam MBAH NAGGUL yang setiap hari selalu ada peziarah dari luar kota.Mohon difikirkan bagi yang berkepentingan dibidangya.
sekitar sebulan lalu
Ngomong Tentang Dringu ...? aku adalah salah satu warganya. yang berkeinginan agar kampung tempat aku tinggal tidak ketinggalan dengan kampung lainya. Tapi...? apalah daya kang aku hidup dari merantau. sehingga kampungku pun tidak mengenaliku. Bahkan rintisan jalan lingkungan yang sudah aku perjuangkan bersama warga dilingkungan aku tinggal pun tidak mendapat perhatian dari yang berwenang. padahal tinggal melanjutkan pembangunanya. makanya ketika kemarin ada pendaftaran perangkat desa aku ikut magsudnya sih.....supaya bisa dekat dengan keluarga plus bisa memberikan sumbangsih buat buat kampung tercinta. Kenapa harus aku peduli...? Insya Allah semata karena Petuah ini kang : Sebaik baik manusia adalah yang paling ber manfaat bagi manusia lainya.  tapi.... belum di ijinkan sama yang kuasa. sehingga sampai saat ini jabatan Kepala Dusun Dringu masih kosong. Apa nunggu aku berjuang lebih keras lagi kali ya...? Mohon Doa Restu semoga harapan ini terkabul. karena saya merasa sangat sulit untuk berpartisi pasi aktif secara maksimal bila kita berada di luar sistem. sebagai contoh mhon maaf saya mau cerita mengenai jalan lingkungan yang pernah kami usahakan pada awal 2007. membantu usaha tetangga yang melebarkan jalan setapak di lingkungan tinggalku. karena aku kerja jauh dari rumah sehingga aku tidak bisa ikut secara langsung. maka akupun membayar orang untuk bekerja menggantikan ku. dengan waktu yang agak sulit ku bagi akhirnya ada juga kesempatan untuk berkumpul dengan para tetangga kamipun mengundag Pak Kadus, dan perangkat lain dilingkungan kami.termasuk pak Rt dan ketua karang taruna serta ketua remas di dukuh kami.akhirnya kamipun berkumpul dan mengadakan kesepakatan membuat kepanitiaan pembangunan jalan kampung kebetulan saya ditunjuk sebagai Ketua. Dengan jerih payah warga yang bergotong royong dan dengan segenap ke ikhlasan dari warga yang meng hibahkan sebagian tanahnya (tertuang dalam surat perjanjian hibah bermaterai yang sampai saat ini masih saya simpan) tanah yang semula hak milik dihibahkan dengan suka rela sebagai akses jalan lingkungan. ditambah dana hibah dari sebuah BUMN PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) melalui program bina lingkungan. yang waktu itu diserah kan langsung ke kampung kami jauh - jauh dari Surabaya oleh ketuanya yaitu Bapak Sudiro bersama Direktur Keuangan Bapak Wahyu Suparyono dan di dampingi oleh staf bina lingkungan Bapak Ishaq Surya Darma serta satu lagi saya lupa namanya.Penyerahan bantuan dilaksanakan di masjid yang ada dalam gambar peta di kolom sebelah. Terima kasih untuk mereka semua yang telah peduli.Semoga tuhan memberikan balasan setimpal atas kepedulianya. sehingga jadilah jalan kampung yang di harapkan warga walaupun hanya makadam koral dan diratakan dengan pedel. kami sempat ber angan akan memiliki jalan lingkungan yang baik. Akan tetapi pupus sudah harapan kami. jalan itu kini sudah sangat memprihatinkan. semenjak pergan tian pimpinan desa hingga saat ini tidak ada perhatian dari desa pada lingkungan kami. sudah berulang kali kami mencoba untuk mengetuk hati mereka, baik melalui BPD maupun forum lain bahkan dalam pertemuan walimurid disekolahan_pun kami singgung. tetap juga belum ada respon jangan kan hanya sekelas jalan lingkungan, jalan jalan desa yang melewati kampung kami pun kondisinya sudah sangat memprihatinkan. tidak lagi kelihatan aspalnya. sepanjang jalan yang ada adalah batu-batu sebesar kepalan tangan atau bola kasti yang lepas kesana kemari jika di lewati kendaraan ber motor.bahkan kadang ada yang mental entah kemana. sungguh sangat membahayakan.Termasuk juga jalan akses menuju komplek pemakaman dan dan mushala MBAH NAGGUL seperti yang di sebutkan kang Yitno. semoga postingan ini dibaca juga olah yang berwenang di bidangnya seperti harapan kang yitno. dan tentunya juga Harapan semua Warga Dringu.  

Read more...

Jumat, 24 September 2010

warga ngamuk pelantikan kades gagal

Soko Tuban
 Pelantikan Pujiono, 42, sebagai Pjs Kepala Desa (Kades) Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, gagal dilaksanakan. Pasalnya, ratusan warga mendatangi kantor Kecamatan tempat digelarnya pelantikan sambil mengamuk untuk membubarkan pelantikan tersebut, Kamis (23/9).
Rencananya, Pujiono dilantik sebagai Pjs Kades Bangunrejo menggantikan Sunjani yang telah dipecat karena terlibat kasus penggelapan dan Raskin dan Alokasi Dana Desa (ADD). Pemecatan tersebut sebagaimana SK Bupati Tuban, Haeny Relawati nomor : 188.45/04/KPTS/414.106/2010.
Sejak pagi ratusan warga sudah berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Soko. Dengan dijaga puluhan aparat kepolisian dari Polres Tuban, massa yang tertahan di depan pintu gerbang terlihat semakin beringas. Sambil terus meneriakkan aspirasinya, massa berusaha menerobos barikade aparat.
Sempat terjadi beberapa kali aksi saling dorong antarmassa dengan petugas keamanan. Bahkan, ratusan warga berusaha merobohkan gerbang dengan mendorong berulang-ulang. Akibatnya, proses pelantikan Pjs Kades Bangunrejo ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Protes ini terjadi lantaran warga tidak setuju Pujiono dilantik sebagai kades. “Penolakan ini sudah kita lakukan sejak beberapa waktu lalu. Pujiono sendiri telah membuat surat pernyataan bahwa dia tidak bersedia diangkat menjadi pjs kades. Tapi, kenapa sekarang malah mau dilantik,” ujar Agus, 37, salah satu pedemo.
Selain itu, warga juga mendesak agar SK pemecatan yang dikeluarkan oleh Bupati Tuban Haeny Relawati terhadap Kades Sunjani, dibatalkan. Alasannya, warga masih berharap Sunjani tetap memimpin di Desa Bangunrejo. “Kita ingin Pak Sunjani tetap menjabat sebagai kades. Karena itu, SK pemecatanya harus dicabut,” teriak warga lain dalam aksinya.
Beberapa jam kemudian, massa berhasil ditenangkan setelah aparat keamanan dan Camat Soko, Kusmindar menyatakan bahwa proses pelantikan dibatalkan. “Demi keamanan, pelantikan kami tunda sampai batas waktu yang belum ditentukan,” terang Kusmindar.nst31 Sumber : Surya

Read more...

Senin, 06 September 2010

Maling Motor yang Ditangkap Massa di Widang - Curanmor Lintas Tuban-Bojonegoro

Soko Tuban - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditangkap massa di sawah Dusun Temas, Desa Compreng, Kecamatan Widang pada Jumat (3/9) lalu langsung menjalani sejumlah rangkaian interogasi.

Hasilnya, untuk sementara kedua pelaku, M. Thokol, 42, dan Sulaeman, 35, keduanya warga Bojonegoro juga terungkap mencuri di lima tempat kejadian perkara (TKP) lainnya. Lima TKP tersebut, Vega warna silver di jalan dekat pabrik Petrochina, Desa Rahayu, Kecamatan Soko (2006); Honda Supra 125 warna merah di SPBU Rengel (2008); dan Yamaha Jupiter biru di wilayah Kecamatan Kapas, Bojonegoro (2007). Berikutnya, Supra 125 di Sumberejo, Bojonegoro serta Supra di jembatan Glendeng, Bojonegoro.

Kasatreskrim Polres Tuban Iptu Budi Santoso mengatakan, selain menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan untuk mengungkap tempat kejadian perkara (TKP) lainnya, dua tersangka juga diinterogasi untuk mengungkap penadah motor hasil kejahatannya.

Dikatakan Budi, sangat mungkin TKP yang diakui dua pelaku curanmor ini lebih sedikit dibanding dengan tindak pidana yang dilakukan. ''Ini yang terus kami dalami. Sangat mungkin, banyak TKP yang disembunyikan. Petunjuk inilah yang masih kami gali,'' tegas dia.
Dua maling motor ini ditangkap setelah tepergok saat beraksi di jalan sawah Dusun Temas, Desa Compreng, Kecamatan Widang. Kejadian tersebut berawal saat motor Supra 125 milik Pardam, 38, warga desa setempat diparkir di pematang sawah. Saat itu, kedua pelaku yang tengah melintas dengan motor Smash yang belum diketahui identitasnya langsung menyatroni. Sulaeman menjadi eksekutor pencurian tersebut. Dia turun dan merusak paksa kunci motor korban. Sementara Thokol menunggu diatas motornya. Saat hendak kabur, korban memergokinya dan meneriaki maling. Dalam pengejaran tersebut kedua pelaku berhasil ditangkap. Massa yang emosi menghajarnya dan membakar motor yang dipakai operasi. (ds/wid)   Radar Bojonegoro


Read more...

About This Blog

Photobucket

Cek Tagihan PLN

blog tutorial
Powered By Blogger

Gabung Yuk...!

Test Form

Name:
Email Address:
Alamat Web
Berapa usia anda...? Dibawah 17 th
Antara 17 s/d 30th
Diatas 30 th
Apa jenis kelamin anda Pria
Wanita
Baina huma
Apa pendapat anda tentang blog ini..? Sangat kami harapkan, saran, kritik, maupun pendapat anda. silahkan ketik pada kolom disamping ini

free forms

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP